ragi nata de coco pasta

Indonesia adalah negara tropis dengan potensi yang sangat besar terutama dalam produksi kelapa. Pengolahan kelapa menjadi nata de coco masih menjadi primadona bagi negara maju karena mampu meningkatkan nilai guna air kelapa. Untuk itu dibutuhkan bakteri yang baik agar nata de coco memiliki kualitas ekspor.

Penelitian ini terkait pengembangan bakteri pembuat nata de coco, atau yang lebih dikenal dengan ragi nata de coco atau bahasa ilmiahnya inokulum. Ragi Nata ini berbentuk pasta yang telah diteliti mengandung bakteri yang lebih banyak dari pada bentuk bubuk ataupun bentuk cair sekalipun. Bentuk ini juga memudahkan untuk dikirim ke berbagai daerah tanpa mengurangi kandungan bakteri dan khasiatnya sehingga resiko keberhasilan produksi tinggi. Selain itu dengan bentuk pasta, bakteri mampu disimpan hingga 10-12 bulan.

Fungsi & Keunggulan

Kegunaan :

Ragi Nata Berbentuk pasta digunakan untuk membuat nata de coco dengan tingkat keberhasilan tinggi

Keunggulan :

Mudah digunakan; mudah didistribusikan; mudah disimpan dalam berbagai wadah; tingkat keberhasilan produksinya sangat tinggi karena kandungan bakteri terjaga; masa simpan hingga 10 -12 Bulan

Alih Teknologi :

Advance Prototype

Perlindungan HKI

Perlindungan HKI :

Patent Registered

Alih Teknologi :

Comercial Use,Joint Research,License

Peneliti

inventor :

Dra. Ruth Melliawati, Prof.Dr. Endang Sukara

Satuan Kerja :

P2 Bioteknologi (Biotechnology RC)

Kategori dan Kata Kunci

Kategori :

Makanan dan AgroindustriKimia, Logam dan Bahan

Kata Kunci :

ragi nata de cocoragiyeastnata de cocoinoculum

Galeri Produk

ragi nata de coco pasta
Video courtesy of UPT BIT LIPI