Daftar Hasil Penelitian
2014
Metode
Metode Induksi Tanaman Artemisia annua Poliploid secara in vitro Menggunakan Kolkisin

Kemandirian dan kecukupan obat antimalaria sangat diperlukan di Indonesia. Tanaman Artemisia annua merupakan salah satu tanaman penghasil artemisinin sebagai bahan baku obat antimalaria yang saat ini sedang dikembangkan di Indonesia.  Tanaman poliploid mempunyai kandungan metabolit sekunder lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman diploid, oleh karena itu induksi Artemisia annua poliploid sangat diperlukan. Kolkisin merupakan salah satu bahan kimia yang efektif untuk induksi poliploidi. Induksi tanaman poliploid secara in vitro sangat menguntungkan karena mudah dikontrol dan planlet hasil perlakuan mudah diseleksi.

Induksi poliploidi secara in vitro dan seleksi planlet poliploid dapat dilakukan dengan mudah. Tanaman yang telah terbukti mempunyai kadar artemisinin tinggi dapat dengan mudah diproduksi di laboratorium.

Tersedianya teknik in vitro sederhana untuk menghasilkan tanaman poliploid dan tersedianya bibit unggul tanaman A. annua poliploid yang memiliki kadar artemisinin lebih tinggi.

  1. Al Hafiizh, E., T. M. Ermayanti, dan D. E. Rantau. 2014. Tingkat ploidi Artemisia annua hasil perlakuan kolkisin secara in vitro berdasarkan metode ‘sguashing’ dan flowsitometri. Prosiding Seminar Nasional Biodiversitas V. Surabaya, 6 September 2014.  Hal :330-339. ISBN 978-979-98109-4-6.
  2. Al Hafiizh, E., T.M. Ermayanti dan D.E. Rantau. 2013. Induksi tanaman poliploid dari kecambah in vitro Artemisia annua dengan perlakuan kolkisin. Prosiding Seminar Nasional Kimia Terapan Indonesia 2013. Vol 5. Hal 117-123.
  3. Ermayanti, T.M., E. Al Hafiizh, A.F. Martin dan D.E. 2013. Rantau Pengaruh kolkisin terhadap pertumbuhan tunas Artemisia annua secara in vitro dan analisis tingkat ploidinya. Prosiding Seminar Nasional XVI ‘Kimia dalam Pembangunan”, Yogyakarta, 20 Juni 2013. Hal. 499-504.
  4. Rantau, D.E.,  E. Al Hafiizh, W. Rahman dan T.M. Ermayanti. 2015. Analisis ukuran dan kerapatan stomata pada A. annua L. hasil perlakuan kolkisin.  Prosiding Seminar Nasional XXIII. Kimia dalam Industri dan Lingkungan. 45-52.
Satu paket metode
Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Tanaman Puslit Bioteknologi LIPI
Terbuka
5

Industri farmasi

Kedeputian IPH
Super User
Foto dan Gambar
Contoh tunas A. annua setelah 6 minggu perlakuan larutan kolkisin selama 1 hari. A. 0% (kontrol), B. 0.05%, C. 0.1%, dan D. 0.2%
Histogram flowsitometer A. annua hasil perlakuan kolkisin, (A) diploid, (B) triploid, (C) tetraploid dan (D) miksoploid.
Jumlah kromosom dari akar A. annua hasil perlakuan kolkisin, (A) diploid 2n=2x=18, (B) triploid 2n=3x=27, dan (C) tetraploid 2n=4x=36.