Daftar Hasil Penelitian
2014
Metode
Metode Optimasi Perkecambahan Embrio Somatik Jarak Pagar (Jatropha curcas) dengan Perlakuan Sukrosa dan PEG

Perbanyakan tanaman jarak pagar (Jatropha curcas) secara konvensional menghadapi berbagai permasalahan diantaranya rendahnya viabilitas biji dan tidak optimalnya sistem perakaran bibit yang dihasilkan melalui perbanyakan vegetatif (stek maupun okulasi). Perbanyakan tanaman jarak pagar melalui pembentukan embrio somatik memiliki keunggulan di antaranya dapat menghasilkan bibit dalam jumlah banyak dalam waktu yang relatif singkat serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan eksplan untuk transformasi genetik guna perbaikan sifat genetik tanaman karena berasal dari sel tunggal. Tahapan selanjutnya setelah produksi embrio somatik adalah perkecambahan. Tahap ini sangat penting karena sangat menentukan pembentukan planlet yang mempunyai daya tumbuh tinggi pada tahap aklimatisasi. Manipulasi komposisi media sangat diperlukan untuk untuk meperoleh embrio somatik yang mempunyai daya perkecambahan tinggi

Diperolehnya metode in vitro dan komposisi media untuk perkecambahan embrio somatik J. curcas dengan perlakuan sukrosa dan PEG.

Menghasilkan kecambah J. curcas yang berasal dari embrio somatik dengan daya tumbuh tinggi.

Rudiyanto, Darda Efendi dan T.M. Ermayanti. 2014. Somatic Embryo Germination of Jatropha curcas L in Presence of Sucrose and Poly Ethylene Glycol (PEG). Annales Bogorienses Vol. 18, No. 1: 38-43

Satu paket metode
Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Tanaman Puslit Bioteknologi LIPI
Terbuka
4

Produsen Energi Terbarukan dan produsen bibit tanaman industri

-
Super User
Foto dan Gambar
Gambar. 1. Perkecambahan embrio somatik Jatropha curcas pada media A. 20 g/l sukrosa yang dikombinasikan dengan 5% PEG B. 30 g/l Sukrosa dikombinasikan dengan 5% PEG
Gambar 2. Jumlah embrio berkecambah per clump embrio somatik J. curcas pada media MS dengan perlakuan PEG dengan konsentrasi 5 % yang dikombinasikan dengan sukrosa. A. sukrosa 20 g/l, B. Sukrosa 30 g/l