Daftar Hasil Penelitian
2014
Metode
Metode irradiasi sinar Gamma untuk pakan ternak rumput gajah (Pennisetum purpureum)

Salam satu sumber hijauan yang potensial untuk dikembangkan adalah rumput gajah (Pennisetum purpureum) cv Hawaii. Mengingat manfaatnya yang besar, tanaman ini dapat dikembangkan dan ditingkatkan produksinya lebih lanjut untuk mendapatkan tanaman yang berkualitas. Penggunaan varietas toleran cekaman kekeringan juga dapat mengatasi permasalahan lahan-lahan kering yang tidak dimanfaatkan pada musim kemarau. Varietas hibrida toleran cekaman kekeringan sampai sekarang belum ada. Oleh karena itu, perlu perakitan varietas toleran cekaman kekeringan yang dapat mengatasi permasalahan pada lahan-lahan kering. Dengan demikian, peningkatan produksi dan perakitan varietas baru melalui penerapan metode bioteknologi tanaman dapat dilakukan. Mokropropagasi tanaman ini telah berhasil dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pakan ternak melalui induksi mutasi dengan irradiasi sinar Gamma secara in vitro.

Diperolehnya metode in vitro untuk induksi mutasi rumput gajah untuk meningkatkan produktivitasnya dan atau seleksi  in vitro toleran cekaman

Metode induksi mutasi sinar Gamma, dapat diaplikasikan sebagai salah satu metode yang menguntungkan untuk mendukung kegiatan pemuliaan tanaman.

  1. Al Hafiizh, E & T.M Ermayanti. 2013. Perbanyakan rumput gajah (P. purpureum) secara in vitro dengan penambahan benzil adenin dan giberelin. Prosiding Seminar Nasional dan Forum Komunikasi Industri Peternakan Dalam Rangka Mendukung Kemandirian Daging dan Susu Nasional. Bogor, 18-19 September 2013. Hal: 439-449.
  2. Siti Noorrohmah, Erwin Al Hafiizh & Tri Muji Ermayanti. 2015. Metode sterilisasi dan media perbanyakan Pennisetum purpureum secara in vitro. Prosiding Seminar Bioresources. Peternakan. September 2014. Hal 134-153.
  3. Erwin Al Hafiizh & Tri Muji Ermayanti. 2015. Pengaruh iradiasi sinar Gamma terhadap pertumbuhan tunas kultur in vitro Pennisetum purpureum. Prosiding Seminar Bioresources. Peternakan. September 2014. Hal 57-69.
Satu paket metode
Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Tanaman Puslit Bioteknologi LIPI
Terbuka
4

Industri peternakan

-
Super User
Foto dan Gambar
Gambar 1. Kultur tunas P. purpureum berumur 4 minggu pada media MS dengan penambahan zat pengatur tumbuh 0,5 mg/l BA
Gambar 2. Kultur tunas P. purpureum umur 4 minggu pada media MS + 0,5 mg/l BA setelah radiasi berbagai dosis, A. 0 Gray; B. 10 Gray; C. 30 Gray; D. 50 Gray dan E. 70 Gray.
Gambar 3. Tunas P. purpureum hasil radiasi setelah disubkultur 6 kali A) kontrol umur 3 minggu, B) 10 Gray umur 2 minggu, C) 30 Gray umur 4 minggu dan D) 50 Gray umur 5 minggu.