Daftar Hasil Penelitian
2014
Metode
Metode Isolasi dan Purifikasi Protoplas Talas (Colocasia esculenta)

Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI mempunyai koleksi lebih dari 40 nomer talas unggul yang merupakan potensi besar untuk pemuliaan tanaman talas. Peningkatan mutu genetik tanaman pangan dapat dilakukan secara in vitro salah satunya melalui manipulasi sel somatik seperti fusi protoplas. Teknik ini diperlukan selain untuk menambah keragaman genetik  juga bermanfaat untuk mendapatkan induk tanaman hibrid yang berguna untuk pemuliaan tanaman. Pengembangan fusi protoplas perlu dilakukan untuk talas juga untuk tujuan pemuliaan tanaman antara lain untuk seleksi genotipe yang memiliki produktivitas tinggi dan atau toleran cekaman baik biotik maupun abiotik. Langkah awal yang harus dikuasai dalam fusi protoplas adalah isolasi dan purifikasi protoplas. Keberhasilan teknik merupakan modal dasar untuk tahap selanjutnya yaitu fusi protoplas.

Klon talas hibrida hasil fusi protoplas uantuk seleksi sifat unggul

Meningkatkan keanekaragaman talas untuk seleksi genotipe yang mempunyai sifat unggul seperti produktivitas tinggi dan atau toleran terhadap cekaman

  1. A.F. Martin, N. S. Hartati, A. Wulansari, S. Noorrohmah, Pramesti. 2015. Manipulasi Sel Somatik dan Transgenesis Tanaman Talas. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Unggulan Bidang Pangan Nabati. Bogor 25 September 2014. Hal : 75-90.
  2. A.F. Martin, A. Wulansari, B.W Hapsari, T M. Ermayanti. 2015. Isolasi, Purifikasi dan Kultur Protoplas Mesofil Daun Talas (Colocasia esculenta L.). Prosiding Seminar Nasional Bioteknologi III. UGM Yogyakarta 31 Oktober 2015. Hal : 1-17.
Satu paket metode
Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Tanaman
Terbuka
3

produsen bibit tanaman

-
Super User
Foto dan Gambar
Gambar 1. Sel protoplas talas (a) Protoplas talas sebelum purifikasi, tanda panah menunjukkan debris dan protoplas yang pecah (b) Protoplas talas sesudah purifikasi (c) Protoplas dengan kandungan antosianin pada vakuola.
Gambar 2. Protoplas dengan pewarnaan FDA (a) mikroskop cahaya (b) dengan fluorescence
Gambar 3. Fusi protoplas antara talas bentul dan talas mentega