Daftar Hasil Penelitian
2015
Metode
Metode Isolasi, Purifikasi Fusi dan Kultur Protoplas Jeruk (Citrus sp).

Pengembangan tanaman buah lokal seperti jeruk (Citrus sp.) terus diupayakan untuk mengurangi ketergantungan terhadap buah impor. Tenologi budidaya dan pemuliaan tanaman setur diupayakan untuk menghasilkan bibit tanaman jeruk berkualitas, tumbuh baik di lahan marginal dan kondisi cekaman. Bioteknologi merupakan salah satu teknik yang banyak diaplikasikan untuk perbaikan mutu tanaman. Manipulasi sel somatik melalui kultur dan fusi protoplas dapat menghasilkan banyak varian somaklonal dan hibrida somatik sehingga dapat dihasilkan jeruk varietas baru yang unggul.  

Klon jeruk hibrida hasil fusi protoplas untuk seleksi sifat unggul

Meningkatkan keanekaragaman jeruk untuk seleksi genotipe yang mempunyai sifat unggul seperti produktivitas tinggi dan atau toleran terhadap cekaman

  1. Wulandari, R. dan T.M. Ermayanti. 2013. Pengaruh konsentrasi BAP pada media MS yang mengandung vitamin tinggi terhadap pertumbuhan kultur tunas pucuk jeruk. Prosiding Seminar Nasional XVI ‘Kimia dalam Pembangunan”, Yogyakarta. Hal. 751-758
  2. Wulandari DR,  A. Purwito, S. Susanto, A. Husni, TM Ermayanti Somatic embryogenesis and plantlet regeneration of pummelo ‘Nambangan’ (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Agrivita  (in review).
Satu paket metode
Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Tanaman
Terbuka
3

Pemulia tanaman buah-buahan, Produsen bibit tanaman

-
Super User
Foto dan Gambar
Sel protoplas jeruk sesudah purifikasi A. protoplas dari mesofil daun jeruk pamelo ‘Nambangan’; B. Protoplas dari kalus jeruk keprok ‘Garut’
Kultur protoplas jeruk hasil fusi antara pamelo ‘Nambangan’ dan keprok ‘Garut’ A. umur 1-5 hari; B. Sel sibrid hasil fusi; C. pembentukan dinding sel pada kultur hasil fusi umur 5 hari.
Koloni sel diamati dengan mikroskop binokuler A. koloni sel dari protoplas hasil fusi B. koloni sel dari protoplas kalus C. koloni sel hasil fusi pada media padat, pada minggu ke 4