Daftar Hasil Penelitian
2016
Prototipe
Inokulum pasta pupuk hayati berbasis mikroba potensi

Mengantisipasi program ekstensifikasi lahan pertanian diluar pulau Jawa, pengembangan bentuk kemasan pupuk hayati spesifik tanaman dan lokasi perlu dikonfirmasi. Distribusi pupuk hayati biasanya terkendala oleh jarak dan lamanya waktu pengiriman sehingga menyebabkan populasi mikroba dalam formula pupuk hayati tersebut menurun. Selain itu, kemasan pupuk hayati sering rusak dan pecah sebelum tiba di lokasi pengiriman. Oleh karena itu perlu dikembangkan suatu teknologi pengemasan pupuk hayati yang lebih efisien dan tidak cepat rusak kemasannya sehingga memudahkan distribusinya ke daerah. Bentuk inokulum pasta merupakan pilihan yang sesuai untuk pendistribusian produk pupuk hayati ke daerah yang terisolasi

Inokulum pasta pupuk hayati memungkinkan mikroba disimpan dalam jangka waktu yang lama (3 bulan) tanpa mengurangi kualitas produk khususnya jumlah populasi mikroba yang dipersyaratkan sehingga akan tetap efektif dan efisien saat diaplikasikan ke tanaman.

Distribusi pupuk hayati ke lokasi penanaman lebih mudah dan efisien serta kemasan tidak mudah rusak.

Kualitas produk tetap terjamin sesuai dengan yang dipersyaratkan

Inokulum akan disediakan sesuai kebutuhan atau permintaan. Paket teknologi produksi pupuk hayati dan pertanaman
Laboratorium Mikroba Simbiotik Tanaman
Terbuka
1

Petani dan Perusahaan BUMN benih tanaman   

Kedeputian IPH
Super User
Foto dan Gambar
Inokulum pasta pupuk hayati berbasis mikroba potensi
Pertanaman Kedelai Plus di Lampung Timur
Pertanaman Kedelai Plus di Lampung Timur
Pertanaman Padi di Sukamandi