Daftar Kegiatan
2015
Pemanfaatan Tumbuhan Indonesia sebagai Bahan Baku Sediaan Herbal Anti Dengue dengan Mekanisme Anti Virus dan Peningkatan Trombosit
Penelitian laboratorium

Penyakit dengue merupakan salah satu jenis penyakit menular yang menjadi permasalahan cukup serius di dunia, terutama di negara berkembang.Di Indonesia angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit dengue semakin meningkat dari tahun ke tahun di seluruh propinsi di Indonesia. Penanganan penderita dengue pada saat ini lebih difokuskan pada terapi simtomatis diantaranya peningkatan jumlah trombosit, rehidrasi cairan tubuh dan penanganan demam. Selain itu dilakukan juga terapi kausatif untuk mengeliminasi virus dengue.

Pada tahun pertama telah dilakukan uji pra klinik efek anti virus dari ekstrak Pepperomia pellucida dan Pterocarpus indicus serta uji toksisitas akut dan sub kronik dari ekstrak. Kegiatan tahun kedua untuk mekanisme anti virus berfokus pada penentuan kandungan senyawa utama kedua ekstrak tersebut dengan menggunakan LC-MS dan NMR. Data hasil analisis ini dapat digunakan sebagai bahan untuk mempelajari mekanisme kerja anti virus dengue bahan tersebut dan untuk keperluan formulasi obat herbal terstandar.

Pada tahun pertama juga telah dilakukan uji pra klinik efek peningkatan trombosit dari ekstrak Euphorbia hirta, Carica papaya, Alternanthera sessilis, Momordica charantia dan Ipomoea batatas. Setelah diketahui khasiat dari ekstrak tanaman tersebut, maka perlu dilakukan uji toksisitas baik toksisitas akut maupun subkronik untuk mengetahui keamanan ekstrak tersebut. Selain itu, juga perlu dilakukan analisis kimia dengan metode HPLC untuk mengetahui kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam ekstrak tersebut. Data hasil uji toksisitas dan analisis kandungan kimia dapat digunakan untuk tahapan berikutnya yaitu formulasi sediaan serta mempelajari mekanisme kerja dari ekstrak tersebut dalam meningkatkan trombosit

UNGGULAN
CIBINONG DAN SERPONG

1. Melakukan uji toksisitas akut dan toksisitas subkronik ekstrak tumbuhan yang memiliki khasiat meningkatkan trombosit
2. Menentukan kandungan utama pada ekstrak yang berkhasiat dapat memingkatkan trombosit
3. Menentukan 2 kandungan senyawa utama ekstrak yang berkhasiat sebagai anti virus

1. Uji Toksisitas akut dan subkronik ekstrak tumbuhan yang berkhasiat dapat meningkatkan trombosit pada hewan uji mencit dan tikus .
2. Analisis kandungan senyawa utama pada ekstrak tumbuhan yang berkhasiat dapat meningkatkan trombosit dengan metode HPLC
3. Analisis kandungan senyawa utama pada ekstrak tumbuhan yang berkhasiat sebagai anti virus dengan menggunakan LC-MS dan NMR

1.  Diperolehnya data keamanan ekstrak tumbuhan yang berkhasiat meningkatkan trombosit
2.  Diperolehnya data senyawa utama dalam ekstrak tanaman berkhasiat meningkatkan trombosit untuk mengetahui mekanisme kerja bahan tersebut
3.  Diperolehnya data senyawa utama dalam ekstrak tanaman berkhasiat anti virus untuk mengetahui mekanisme kerja bahan tersebut
1.  Masyarakat memperoleh data keamanan ekstrak tumbuhan berkhasiat meningkatkan trombosit
2.  Diperolehnya kandungan senyawa utama dari ekstrak tumbuhan berkhasiat meningkatkan trombosit untuk keperluan formulasi obat herbal terstandar
3.  Diperolehnya kandungan senyawa utama dari ekstrak tumbuhan berkhasiat anti virus untuk keperluan formulasi obat herbal terstandar
1.  Ahmad, N., Fazal, H., Ayaz, M., Abbasi, B.H., Mohammad, I., & Fazal, L., 2011, Dengue fever treatment with Carica papaya leaves extracts, Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 1(4)-330-333.
2.  Avirutnan, P., Malasit, P., Seliger, B., Bhakdi, S., Husmann, M. 1998. Dengue virus infection of human endothelial cells leads to chemokine production, complement activation, and apoptosis. J. Immunol., 161 (11), 6338–6346
3.  Beaute, J., & Fong, S., (2010), Cost and disease burden of dengue in Cambodia. BMC Public Health, 10-521-526
4.  Green, S., & Rothman, A., 2006. Immunopathological mechanisms in dengue and dengue hemorrhagic fever. CurrOpin Infect Dis19-429 –436
5.  Gubler, D. J., 1998. Dengue and dengue hemorrhagic fever. ClinMicrobiol Rev 11, 480-496
6.  Klawikkan, N., Nukoolkarn, V., Jirakanjanakir, N., Yoksan, S., Wiwat, C., & Thirapanmethee, K., (2011). Effect of Thai medicinal plant extracts against Dengue virus in vitro. MU J Pharm 38 (1-2)- 13-18
7.  Murphy S, Nepo A & Sils R. (1999). Consultation with the specialist - thrombocytopenia. Pediatr Rev 20 (2) - 64-68
8.  Pigili, RK & Runja, C, 2014. Medicinal plants used in dengue treatment - An overview. IJCNS Vol. 2 no.1 - 70-76
9.  Tang, LIC., Ling, APK., Koh, RY, Chye, SM., Voo, KGL., (2012), Screening of anti-dengue activity in methanolic extracts of medicinal plants, BMC Complement Altern Med. 12-3
10.  World Health Organization (2012), Dengue and severe dengue. Fact sheet. http-//w.w.w.who.int/mediacentre/factsheets
2015
Selesai
Terbuka
Nurlaili Ekawati
Laporan Kegiatan
Nurlaili Ekawati