Daftar Laboratorium

Mikroba Simbiotik Tanaman

Kegiatan  Laboratorium Mikroba Simbiotik Tanaman (MST)   melakukan penelitian teknologi pengembangan pupuk hayati berbasis mikroba potensi dan  insersi mikroba pada benih serta konservasi mikroba simbiotik tanaman yang memiliki potensi penambat nitrogen, pelarut phospat, penghasil hormon  IAA,  selain itu  meneliti mikroba endofitik dari tanaman dan pemanfaatannnya dalam bidang pertanian dan  industri. Fermentasi ganda dalam memproduksi mikroba, dengan teknologi sederhana. Penggunaan fermentor “ pressure  cooker”.  Kegiatan riset yang dilakukan untuk meng- up date formulasi pupuk hayati yang disesuaikan dengan kebutuhan dilapang. Kegiatan riset dilapang juga dilakukan untuk konfirmasi kembali kemampuan produk pupuk hayati berbasis mikroba potensi yang diaplikasikan ke tanaman.

Visi

1.      Aplikasi dan sosialisasi pupuk hayati berbasis mikroba potensi untuk meningkatkan produksi tanaman pangan, tanaman hutan, tanaman hortikultura.

2.      Mengurangi kebutuhan pupuk kimia hingga minimal 50 persen dari standar aplikasi pupuk kimia rekomendasi

3.      Mengembangkan sistem penanggulangan hama terpadu yang bersifat non kimia

    Misi

    Swasembada  dan Ketahanan Pangan

Pemanfaatan Bioresources Indonesia

Kegiatan riset yang dilakukan pada Lab MST menghasilkan  isolat dengan perbaikan genetik spesifik untuk mengantisipasi cekaman asam dan kekeringan.  Produk pupuk berbasis mikroba potensi yang terbarukan untuk menunjang program Ketahanan Pangan Nasional, Reboisasi, dllnya.  Produk starter Biokompos yang terbarukan untuk menunjang program  perbaikan lahan  kritis dan  lahan  pertanian berkelanjutan

Pupuk Hayati berbasis mikroba potensi (PupukHayati BioVam, BioRhicin, Bio Plus); Produk starter Biokompos, Benih Plus (Kedelai); Tanaman Plus (aplikasi pupuk hayati pada tanaman seperti: tanaman kenari, gaharu, cendana, dll.)

Isolat terseleksi dengan karakter genetik yang telah dikembangkan untuk ketahanan asam dan kekeringan. Produk starter biokompos LIPI. Data efektifitas pupuk hayati dan biokompos pada berbagai tanaman (tanaman pangan, tanaman hutan dan tanaman pertanian

Teknologi Pengembangan Pupuk Hayati dan  insersi mikroba pada benih;  Konservasi mikroba penambat nitrogen, mikroba pelarut phospat, mikroba penghasil hormon IAA, mikroba endofitik dari tanaman dan  pemanfaatannnya dalam  bidang pertanian dan industri

Harmastini Sukiman and Sylvia J. R. Lekatompessy.  2016. Rhizobium, and Its Potential to Support Plants Growth and Improve Soybean Production. In Book : Exploring Indonesian Microbial Genetic Resources for Industri Application. LIPI Press.

Sylvia J.R. Lekatompessy, Tiwit Widowati dan Harmastini Sukiman. 2015. Pemanfaatan Potensi Bakteri Rhizobium BTCC B64 yang Dikombinasikan dengan Bakteri Penghasil Hormon dan Pelarut Phosphat pada Tanaman Padi (Oryza sativa var. INPARI 19) di Tingkat Rumah Kaca. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Unggulan Bidang Pangan Nabati 2014. Hal: 153-160. Bogor, 25 September 2014. ISBN: 978-602-98275-8-3

Tiwit Widowati, Sylvia J.R. Lekatompessy dan Harmastini Sukiman. 2015. Pengaruh Inokulasi Rhizobium, Jamur Mikorisa dan Bakteri Pelarut Fosfat terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai. Prosiding PIT PERMI 2015. Hal: 585-590. Semarang, 8-9 Oktober 2014. ISBN: 978-602-73556-0-6

Rahayu Fitriani Wangsa Putrie, Tiwit Widowati, Sylvia J.R. Lekatompessy and Harmastini Sukiman. 2016. Nitrogen Fixing Potential of Endophytic Bacteria Isolated from Aloe barbadensis and Aloe sp. Microbiology Indonesia: 10(2), 48-56. Terakreditasi No. 040/P/2014. ISSN: 1978-3477.

Laboratorium,  green house dan lahan percobaan

KIN (Deptan, IPB) ; Dinas Pertanian, Kelautan dan Ketahanan Pangan; Kebun Raya Bogor.

MST
Sylvia J.R. Lekatompessy